“Menikahkan Daisy?” ulang Olga sambil mengernyitkan dahi dan mendekati anaknya. “Kau yakin, Bianca?” Olga mengusap bahu Bianca dan menunggu jawabannya. “Ya, dengan begitu, Daisy tidak akan bisa mengganggu Jade lagi,” jawab Bianca tanpa ragu. Daisy menatap tajam Bianca saat wanita itu kembali menatap ke arahnya. “Aku tidak pernah mengganggu siapa pun, Kak,” sergah Daisy dengan bibir bergetar. “Dan bukan kalian yang berhak menentukan pernikahanku!” “Diam kau, Daisy. Kau tidak berhak bicara di sini, tidak akan ada yang membelamu!” hardik Bianca. Daisy mengepalkan tangan. Namun akhirnya dia bangkit dan melangkah ke arah Rex. Gadis itu mengeluarkan Rex dari dalam pet carrier, lalu berjongkok di dekatnya sambil mengusap bulunya pelan. “Maaf, Rex,” ucap Daisy pelan. “Kebetulan, sebentar lagi Mama dan Papa akan menghadiri pesta pelelangan. Kita bisa mencari pria dari sana,” usul Neil kemudian sambil berdiri di s
Última actualización : 2026-01-06 Leer más