“Ah, kau benar,” sahut Sydney yang langsung menunduk untuk memeriksa ponselnya.Sementara Daisy mendekatkan dirinya pada Elias.“Siapa?” bisik Daisy malu-malu.“Kembaran Kak Sereia,” jawab Elias tersenyum.Daisy mengangguk-angguk. Gadis itu kembali menegakkan punggungnya.Dari sudut matanya, Daisy melihat Jade menatap lurus ke arahnya. Namun di sini, Daisy tidak akan menanggapi pria itu.“Zaleia sedang dalam perjalanan,” ucap Sydney beberapa saat kemudian. “Bagaimana dengan Bianca?”Kali ini Sydney beralih pada Jade. Pria itu menoleh pada ibunya dengan tatapan datar.“Dia memintaku menunggunya di sini,” jawab Jade.“Oh? Baiklah,” sahut Sydney tidak mempermasalahkan lebih jauh.“Siapkan saja makanannya. Kita tinggal menunggu Bianca dan Zaleia,” usul Morgan, yang langsung disetujui oleh Sydney.Nyonya Besar Mansion Ravenfell itu segera bangkit dan masuk ke area dapur untuk berbicara dengan pelayan. Sydney kembali sambil membantu membawa sebu
Última actualización : 2025-12-29 Leer más