Selena menggeleng. “Bukan salah, hanya saja ini sedikit lebih banyak dari yang aku bayangkan. Hingga aku butuh bantuan untuk menghabiskannya, takutnya malah mubazir kalau tidak dihabiskan.”“Untuk besok,” jawab Haris.“Gak enak lagi, Sayang.”“Maaf ya, aku gak tahu. Aku pikir aku sudah menjadi suami yang paling benar tadi, ternyata aku salah,” ucap Haris dengan wajah sedih.Selena menyuapkan satu potong ke mulut Haris. “Kamu sudah benar, tapi istrimu ini lagi hamil. Makannya kan gak boleh banyak-banyak. Kalau lagi gak hamil, mungkin aku malah kurang dua puluh porsi ini.”Haris tertawa, dia tahu Selena sedang membesarkan hatinya, dan dia bertekad kalau dia akan berusaha memahami keinginan ibu-ibu hamil.“Ini gapapa, aku makan. Dan juga, kamu bagus sudah menyimpan nomor penjualnya, siapa tau besok-besok mau pesan lagu gak perlu kesini.”“Iya, Sayang.”Haris menggigit singkong yang tadi disodorkan oleh Selena, dan dia mulai menikmatinya. Jujur saja, selama ini dia belum pernah merasakan
Last Updated : 2026-03-31 Read more