"Sayang, jangan pergi," ucap Haris menahan tangan Selena.Dru merasa menang, baginya sudah membuat Haris menatapnya saja itu adalah pencapaian terbesarnya."Sudah aku katakan, kita memang jodoh sejak kecil. Bagaimanapun kamu mau menyangkalnya, akhirnya kamu akan tertarik padaku, Haris.""Diam, kamu!" bentak Haris yang langsung menyusul Selena."Haris, tunggu!" teriak Dru.Haris mengabaikan wanita itu, dia menyusul dan menahan tangan Selena."Sayang, aku gak sengaja lihat dia. Jangan marah, ya.""Haris, apa kamu tidak tahu kenapa aku berada di rumah sakit ini? Aku sakit, Haris. Penyakitku kambuh, padahal seharusnya aku sudah kembali ke ibukota. Jadwal syutingku sangat padat, tapi aku harus dirawat di sini," ujar Dru."Kayaknya rumah sakit ini gak cocok untuk kamu. Tuh, rumah sakit jiwa yang cocok," jawab Haris.Selena menahan senyumnya mendengar apa yang dikatakan sang suami.Haris tega menyarankan rumah sakit jiwa kepada Dru."Aku serius, Haris.""Aku juga serius. Tolonglah, Dru, kita
Last Updated : 2026-04-08 Read more