Alex menatap istrinya dengan alis yang sedikit naik. Seakan dia ingin mempertanyakan kenapa tiba-tiba perempuan ini ada di sini? Faya yang paham akan kode tersebut, mengedikkan bahu. Tertawa samar. “Faya….” Perempuan itu, Karenina, biasa dipanggil Tante Nina, kini beralih untuk memeluk Faya. Sama seperti kepada Alex, dia juga mencium pipi, kemudian lanjut menepuk lengan Faya dengan lembut. “Sehat kan, Sayang?” “Ya, Tante, berkat doa Tante, aku selalu sehat.” Faya berderai. “Tante sehat kan?” “Yah… gini, Sayang. Badan tua nggak bisa dibohongi, tapi selebihnya Tante masih bisa jalan-jalan dan makan enak.” Tante Nina terkekeh. Dia melihat pada Alex. “Kamu berangkatlah, hati-hati ya. Nanti kita bisa ngobrol lagi, Tante di sini sampai selesai pesta pernikahanmu kok.” Faya terkesiap. Dia melirik Alex,
Last Updated : 2026-02-05 Read more