Di sela-sela tangisannya yang mulai mereda, Sora mulai berbicara dengan suara yang masih sengau. Dia melepaskan wajahnya dari pundakku, namun tangannya masih mencengkeram erat kerah bajuku."Sora nggak nyangka... Sora beneran nggak nyangka kalau Sora punya kakak laki-laki," ucap Sora tersendat-sendat."Selama ini Sora selalu iri sama temen-temen di sekolah. Mereka punya abang yang jemput sekolah, yang marahin kalau ada cowok nakal, yang jagain kalau lagi main," curhat Sora jujur.Aku mendengarkan setiap perkataannya dengan saksama. Aku mengusap sisa air mata di pipinya dengan ibu jariku."Sekarang kamu nggak perlu iri lagi. Kamu udah punya abang yang siap jagain kamu dua puluh empat jam," jawabku sambil tersenyum."Sora selal
Last Updated : 2026-02-21 Read more