Aku melangkah perlahan menuju kamar mandi pribadi yang ada di dalam kamar tidur utamaku.Kudorong pintu kayu ruangan tersebut menggunakan bahu kanan, sampai pintunya terbuka cukup lebar. Ruangan kamar mandi ini memiliki sebuah bak mandi dari porselen putih yang berukuran lumayan besar."Wah, kamu ternyata sudah menyiapkan air hangat di dalam bak mandi itu dari tadi sore ya?" tanya Shella saat melihat bak tersebut sudah terisi penuh."Iya, aku memang sengaja mengisi bak porselen itu pakai air hangat buat kita berdua," jawabku membenarkan dugaannya tersebut.Aku berjalan pelan mendekati sisi bak mandi tersebut dengan sangat hati-hati. Kuturunkan tubuh Shella ke dalam bathtub porselen putih itu secara perlahan. Kaki bagian bawah Shella menyentuh air hangat itu lebih dulu, kemudian seluruh tubuhnya masuk menyelam ke dalam air."Suhu air hangat ini rasanya pas banget pas kena kulit badan aku sekarang, Raf," komentar Shella saat posisinya sudah duduk di dalam bak mandi porselen itu.Aku seg
Última atualização : 2026-02-26 Ler mais