Pagi harinya, leherku kaku.Semalam aku mengalah tidur di sofa ruang tengah suite, sementara kamar-kamarnya kuserahkan ke para wanita. Sofa mahal ternyata tetap sofa, sempit dan bikin pinggang protes.Ibu Liora sudah duduk anggun menuang teh. Shella di sebelahnya sibuk menatap layar laptop, masih dengan kemeja putih yang semalam dia pakai buat nyusun data rapat.Sora selonjoran di ujung sofa. Dia pakai kaus kebesaran dan celana pendek, mulutnya penuh croissant sambil nonton kartun.Aku sendiri cuma sempat menyambar celana kargo satu-satunya yang ada di tas. Jas buat rapat masih tergantung rapi di lemari, menunggu jam sembilan.Pak Budi tidak kelihatan. Katanya subuh tadi dia mau keliling mengecek semua pintu keluar hotel.Pintu kamar Claudia akhirnya terbuka. Sudah hampir satu jam dia mendekam di dalam. Dia melangkah keluar pelan-pelan, sengaja memberi jeda seperti model di atas panggung."Gimana, Raf?" tanyanya sambil memutar badan setengah lingkaran. "Pantes nggak gue jadi bos?""Eh
Last Updated : 2026-03-11 Read more