Kraaack! Wooosh! Ruang di atas langit Ibu Kota bergetar hebat sebelum akhirnya robek, meninggalkan celah hitam yang memancarkan aura kuno. Alex melangkah keluar, jubahnya kini berwarna hitam legam dengan aksen emas yang berpendar redup, senada dengan aura Setengah Dewa yang menyelimutinya. Dari ketinggian ribuan meter, ia menatap ke bawah, tepat ke arah kompleks megah yang seharusnya menjadi pusat kekuatannya, tak lain lagi adalah Istana Naga Kembar. "Aku kembali," gumam Alex dengan suara rendah. Namun, senyum tipis yang sempat terlintas di wajahnya seketika memudar. Matanya yang kini memiliki lingkaran api hitam menyipit tajam. Sebagai seorang yang telah mencapai ranah Setengah Dewa, indranya mampu mencakup seluruh kota dalam sekejap. Namun, yang ia temukan hanyalah keheningan yang menyesakkan. "Kemana tiga istriku, dan semua orang?" Alex turun perlahan seperti dewa yang turun dari kahyangan. Begitu kakinya menyentuh lantai marmer pelataran istana, suara langkahnya bergema di
Read more