James lalu menenggak jusnya dengan sangat bersemangat. Hanya jus alpukat, tapi dia sudah tidak ubahnya sedang mencicipi anggur terbaik di dunia.Bagian terbaiknya, di sini aku punya kesempatan untuk menggerakkan wajah juga bola mata, memberi isyarat pada Carolina supaya dia meninggalkan kami saja dulu. Di lain pihak, waktu dan keadaan boleh saja telah berpendar dengan sangat jauh meninggalkan masa lalu, lalu menyebutnya itu kenangan. Akan tetapi, tetap saja ada satu hal yang tidak tergerus oleh perputaran roda nasib dalam diri Carolina.Carolina masih tetap menyimpan pijar-pijar rasa terhadapku, dan aku tahu itu!Meskipun hanya dengan gerak tubuh seada-adanya, tapi kemudian Carolina mengangguk. "Mas, Bara, kalian lanjut saja ngobrolnya, aku mau istirahat saja dulu. Kepalaku tiba-tiba terasa sedikit pusing," katanya, lalu berdiri dengan gerak badan yang tampak sulit digerakkan. Aku mengangguk kecil, tapi tidak mengatakan apa-apa. Pada saat yang sama, James berkata dengan lugas, "Oke,
Last Updated : 2026-03-14 Read more