Menyalahkan Tuhan atas apa yang mendera diri di ketika ini, jelas tidak dapat dibenarkan. Namun, dalam situasi yang mendadak penuh dengan ketidakpastian begini, jika bukan pada Tuhan, lalu ke mana lagi aku harus menengadahkan segala-galanya?Barusan itu, setelah susah payah mengamankan posisi diri supaya tetap fokus pada tujuan, batang tumbuhan merambat yang kujadikan pegangan sekaligus alat bantu untuk mencapai badan jalan, tiba-tiba saja putus dengan sendirinya. Tak ayal, badanku kembali meluncur turun ke bawah. Beruntung, lagi-lagi sebatang pohon 'menyelamatkan' aku dari meluncur lebih jauh ke bawah sana.Tapi biarpun begitu, selain posisiku kembali menjauh dari badan jalan, rasa nyeri yang tiada tara kembali merengasi sekujur tubuh. Keningku yang mengalami robekan ini pula, sekali lagi mengeluarkan darah segar. "Ya Tuhan, apakah hidupku benar-benar akan berakhir dengan sangat tidak terhormat seperti ini?""Tapi Tuhan, kalau Kau ambil nyawaku sekarang, lalu bagaimana dengan anak
Dernière mise à jour : 2026-04-05 Read More