Di rumah sakit.Oliver pergi ke ruang inap Carla. Dia menatap wajah Carla yang kesal.“Arthur benar-benar sudah tidak peduli padamu, kan?”Pertanyaan Oliver membuat Carla semakin kesal.“Diam kamu,” hardiknya lalu memalingkan muka.Oliver tersenyum. Dia mendekat ke ranjang Carla, lalu duduk di kursi yang ada di samping ranjang.“Sudahlah, jangan berpura-pura lenganmu patah. Arthur juga tidak akan ke sini, dia tidak akan melihatmu bersandiwara.”Carla melotot mendengar ucapan Oliver. Dia kesal, tapi yang dikatakan Oliver benar.Akhirnya, Carla melepas lengannya dari penyangga. Berpura-pura tangan patah dan seharian menggunakan penyangga membuat Carla lelah.Oliver tersenyum miring. Rencana licik Carla yang seperti ini, tentu sudah bisa Oliver tebak.“Arthur tidak akan meninggalkan wanita itu, jika kamu tidak berusaha, maka lebih baik kamu mundur.”Ucapan Oliver sekali lagi membuat wajah Carla tak senang.“Lalu, buat apa kamu menemuiku lagi? Kalau Arthur tidak meninggalkan wanita itu, b
최신 업데이트 : 2026-02-12 더 보기