Siang hari.Kian berdiri di depan mesin fotocopy, ketika Alice tiba-tiba berdiri di sampingnya.Kian tak acuh dengan keberadaan Alice, sampai dia mendengar Alice bicara.“Pantas saja kamu bisa sombong, ternyata karena Pak Hadwin suamimu.”Ucapan Alice begitu tak enak didengar. Kian yang awalnya diam, kini akhirnya menoleh pada Alice yang menatap sinis padanya.“Apa itu mengganggumu?” Suara Kian datar tapi dalam.Alice menegakkan tubuh mendengar balasan Kian, dia menatap kesal.“Lagi pula, apa yang kulakukan di sini, tidak ada hubungannya dengan status suamiku.” Kian kembali bicara dengan sikap begitu tenang.“Tentu saja ada,” sanggah Alice menatap tak suka pada Kian, “semua yang terjadi di departemen ini sebelumnya, pasti karena aduan darimu!Kamu membuat kondisi departemen berantakan.”Kian mendengkus kecil. Bola matanya sampai memutar. “Terserah apa yang kamu pikirkan. Percuma menjelaskan sesuatu pada orang yang tak menyukaiku. Buang tenaga.”Kian tak mau membuat keributan. Dia seger
Huling Na-update : 2026-02-02 Magbasa pa