Kian sudah selesai dengan Hendra. Dia keluar dari ruang kunjungan, tatapannya langsung tertuju pada Arthur yang menantinya. “Sudah selesai?” Arthur memastikan. Matanya menelisik ke setiap tubuh Kian, memastikan istrinya tak terluka. Kian mengangguk-angguk pelan. Meski yang dilakukannya tak bisa mengembalikan putranya, setidaknya Kian sudah meluapkan penyesalannya pernah bertemu dengan Hendra. “Kita pulang sekarang?” tanya Kian. Arthur mengangguk-angguk pelan. Dia menautkan jemari mereka, sebelum mengajak Kian pergi dari kantor polisi. Keduanya masuk ke dalam mobil. Sebelum menyalakan mesin, Arthur mendapat panggilan dari Kendrick. “Ada apa?” tanya Arthur. “Tuan, penyidik sudah berhasil menangkap pelaku pembakaran pabrik beserta barang buktinya. Dan, Anda pasti tidak akan terkejut mendengar siapa dalang di belakangnya.” Arthur diam mendengar ucapan Kendrick, sampai dia berucap, “Hendra?” “Benar, Tuan. Dengan begini, kita benar-benar bisa menuntut Hendra sampai pria itu membus
Dernière mise à jour : 2026-05-24 Read More