Arthur tak mengatakan ingin mengajak ke mana. Saat mobil mereka memasuki area parkir sebuah mall, mulut Kian terbuka dengan tatapan heran.“Kenapa kamu mengajakku ke sini? Kamu serius mau membelikanku laptop? Memangnya kamu ada uang?”Pertanyaan Kian membuat Arthur menoleh tepat setelah dia memberhentikan mobil di area parkir yang tersedia.“Ikut saja,” ajak Arthur dengan tenang.Kian hanya asal ucap, tapi Arthur benar-benar melakukan apa yang dikatakannya.“Tidak perlu, aku juga tidak harus beli laptop,” tolak Kian, “nanti saja kalau aku sudah gajian, aku akan beli sendiri.”“Barang penting tidak perlu menunda pembeliannya, jadi turun dan kita beli sekarang. Jangan pikirkan soal uang.” Setelah bicara, Arthur langsung melepas sealbelt, keluar dari mobil tanpa menunggu persetujuan Kian.Sedangkan Kian, dia menggaruk kepala tidak gatal dengan tatapan tertuju pada Arthur yang sudah berdiri di luar mobil.Kian akhirnya ikut keluar dari mobil, saat akan kembali bicara untuk membuat alasan,
Last Updated : 2026-01-03 Read more