Di ruangan HRD yang dingin terasa kaku, Ellena duduk di kursi depan meja, punggungnya tegak tapi jemarinya saling menggenggam di pangkuan. Di seberangnya, seorang wanita paruh baya dengan penampilan rapi membuka map tipis berisi dokumen. Namanya Layla. "Kami sudah melakukan evaluasi internal," suara wanita itu datar, profesional. "Dan berdasarkan hasilnya, SS Jewel Co memutuskan untuk menghentikan hubungan kerja dengan kamu, Ellena."Kalimat itu jatuh begitu saja. Tanpa penjelasan panjang ataupun empati.Ellena terdiam beberapa detik, seolah kata-kata itu tidak langsung masuk ke dalam kepalanya."Diberhentikan…?" ulangnya pelan. "Alasannya apa, Bu?"Layla mengangguk kecil. "Kamu telah melanggar peraturan kantor, Ellena. Kamu melakukan tindakan tidak senonoh di lingkungan kerja."Napas gadis itu tercekat. Dia langsung menggeleng. "Saya dijebak, Bu," suara Ellena mulai bergetar, tapi ia tetap berusaha terdengar jelas. "Setelah pe
Read more