Areksa mendekat. "Sebenarnya, kenapa kamu tiba-tiba menghilang, Ellena?" tanyanya. Bertemu lagi dengan Ellena seperti mimpi yang jadi nyata. "Aku gak mampu bayar uang kuliah desain waktu itu, jadi aku berhenti dan kuliah di tempat lain," jawab Ellena. "Padahal kamu bisa minta bantuan aku, Ellena." Ellena menggeleng kecil dengan senyuman. "Semua sudah berlalu, Areksa, dan aku tidak mau merepotkan orang lain karena masalah yang bisa aku tangani." Areksa mengangguk tipis. Dia kenal Ellena tidak lama, tapi dia tahu persis watak perempuan itu. Dia akhirnya melanjutkan pembicaraan tanpa membahas masalah bantuan itu lagi. "Jadi kamu gak lanjut kuliah desain?" "Enggak, aku lanjut kuliah di bidang ekonomi," jawab Ellena. "Kamu kerja di mana kalau begitu?" Ellena tersenyum. "Aku jadi jewelry designer di SS Jewel Co, masih baru." Areksa ikut mengulas senyum. "Ternyata kam
Magbasa pa