Suara hak tinggi beradu dengan lantai saat seorang wanita turun dari taksi. Ia melenggang masuk ke dalam mansion yang telah beberapa hari ditinggalkannya itu. Begitu menginjakkan kaki di lobi, ia langsung berpapasan dengan sang putri. "Ibu baru pulang?" tanya Nadia ketus. Tak ada sambutan hangat, pelukan, apalagi ucapan rindu yang terdengar. Alya tersenyum manis menanggapi ketidaksopanan itu. "Maaf ya, Ibu baru pulang," kekehnya, yang justru dibalas tatapan sinis oleh Nadia. "Enak ya, Bu, sudah tua masih keluyuran. gak ingat umur, apalagi anak!" sindir Nadia tajam. Alya hanya bisa menghela napas panjang. "Kamu gak mau sambut Ibu? Ibu baru saja sampai, lho." "Sudahlah, Bu, jangan manja pakai acara sambutan segala. Pergi juga alasannya gak penting. Lagipula, apa itu di tangan? Enak ya belanja-belanja, giliran anak butuh uang malah tak digubris!" Nadia terus berceloteh sinis, jelas sekali ia merasa iri. Alya tidak marah, ia justru tersenyum tenang. "Oh, ini?" ucapnya se
Last Updated : 2026-05-08 Read more