Malam semakin larut. Benar saja Erfan tak memiliki kesempatan, bermesraan dengan Bu Susan. Cika terus menempel dengan ibunya. Bahkan, Sita, putri Bu Dita ada di kamar itu, karena dia ingin tidur bersama Cika. Erfan semakin tak bisa melakukan apapun. Setiap kali dia menggoda Bu Susan dengan cara menggerayangi tubuhnya, Bu Susan akan menepisnya, karena dia takut kedua gadis itu melihatnya. Setelah Bu Susan, Cika, dan Sita, tertidur pulas, Erfan pergi dari kamar tersebut. Niatnya jelas, dia ingin mencari hiburan. Tempat yang ingin dia tuju adalah tempat para wanita penghibur yang pernah dia kunjungi dulu. Dia ingin mengajak bermain panas pemilik tempat itu yang bernama Maya. Erfan pergi ke tempat itu berjalan kaki. Namun di tengah perjalanan, dia malah bertemu dengan Reza."Tuan Muda," sapa Reza.Erfan menoleh ke arah pria itu."Eh Za, aku kira siapa," balas Erfan."Mau ke mana?" tanya Reza."Mau nyari wanita," balas Erfan dengan nada santai. Dia tak menyembunyikan niatnya."Wanit
続きを読む