Suara getaran ponsel merambat melalui permukaan nakas kayu. Benda itu bergeser beberapa milimeter, menciptakan bunyi dengung yang konstan dan mengganggu.Aku baru saja keluar dari kamar mandi. Handuk masih melilit rambutku yang basah. Tetesan air dingin mengalir turun ke leher belakangku.Mataku menangkap nama yang menyala di layar. Raina.Aku menekan tombol hijau. Mengangkat benda pipih itu ke telinga kiri.Belum sempat satu silabel sapaan keluar dari bibirku, kebisingan langsung menyerbu gendang telingaku.Tidak ada "Halo". Tidak ada pertanyaan basa-basi.Hanya ada rentetan suara fisik. Gesekan kertas karton yang tebal. Bunyi plastik keras yang beradu. Dentingan logam kecil yang menghantam dasar tempat sampah dengan kasar."Aku sedang membuang ini semua."Suara Raina menusuk di sela-sela kebisingan itu. Datar, serak, dan tanpa intonasi ragu sedikit pun.Aku berjalan menuju tepi ranjang dan duduk perlahan."Membuang apa persisnya?" tanyaku, memposisikan diri sebagai penerima laporan.
Terakhir Diperbarui : 2026-06-15 Baca selengkapnya