“Maaf, Mbak, saya tidak tahu.”“Tidak tahu?” tanya Zahra dengan intonasi penekanan sambil menatap lamat.“Iya. Saya tidak tahu, tapi saya hanya tahu kalau dia datang bersama seorang pria berbadan tinggi dan besar, tato bintang yang melingkar di lehernya, tidak memiliki rambut. Dia datang dua bulan yang lalu, Mbak,” jawab Diro dengan lengkap sambil menggerakkan tangannya yang memegang buku.“Dia tidak meninggalkan nama saat mengantar Faiz ke sini?” tanya Zahra yang berusaha mendapatkan informasi dengan detail tentang Faiz yang tiba-tiba datang.“Kalau gak salah namanya itu … Budiro, Mbak,” jawab Diro sambil mengingat-ingat nama yang mengantar Faiz ke perusahaan Kris tanpa sepengetahuan siapa pun.“Makasih.”“Sama-sama, Mbak.”Zahra mendapat sebuah nama yang mencurigakan dan nama yang mengantar dia bekerja di perusahaan Pak Kris dengan alasan telah melalui proses rekrutmen.Tidak hanya itu, Zahra juga mendapatkan banyak laporan tentang barang masuk dan keluar, pencatatan uang diterima o
Baca selengkapnya