Suasana di ruang interogasi pribadi Kaisar Jin terasa mencekam. Ruangan itu hanya diterangi oleh beberapa obor yang apinya menari-nari ditiup angin malam, menciptakan bayangan panjang yang tampak seperti raksasa yang siap menerkam. Di tengah ruangan, Shu Mei dipaksa berlutut di atas lantai batu yang dingin, sementara Kaisar Jin duduk di kursinya dengan tatapan yang sanggup menguliti siapa pun yang dipandangnya."Masih ingin menyangkal, Putri Shu?" suara Kaisar Jin terdengar rendah, namun mengandung ancaman yang nyata. "Racun itu adalah jenis baru yang bahkan tabib istana kami pun sulit mengenalinya. Dan kau, seorang putri dari kerajaan musuh, tiba-tiba bisa menganalisisnya hanya dengan sekali cium? Apakah itu karena kau sendiri yang membawanya dari negerimu?"Mei mendongak, matanya yang basah oleh air mata menatap langsung ke arah sang penguasa. Tubuhnya bergetar, bukan hanya karena dingin, tapi karena tekanan mental yang luar biasa. "Hamba bersumpah demi nyawa hamba, Yang Mulia... ha
Terakhir Diperbarui : 2026-02-05 Baca selengkapnya