Aku dan Alex ternyata sangat cocok dalam segala hal. Setelah saling menyatakan perasaan, hubungan emosional maupun fisik kami berkembang sangat pesat. Esok adalah hari pernikahan kami. Malam ini, kami mengadakan pesta melepas masa lajang masing-masing.Alex berpesan dengan cemas, "Kalau ada apa-apa, segera telepon aku."Aku tertawa dan berkata, "Memang akan ada masalah apa? Pergilah bersenang-senang."Agar semua orang bisa menikmati pesta, aku hanya menyuruh pengawal berjaga di luar.Namun, aku tidak menyangka Welly akan menyelinap masuk ke pestaku.Di pertengahan pesta, saat semua orang mulai mabuk, aku pun merasa lemas. Seseorang menyodorkan segelas air. Aku mengira itu temanku, jadi aku meminumnya beberapa teguk.Tak lama kemudian, kepalaku terasa berat dan aku pun pingsan sepenuhnya.Saat membuka mata, aku melihat wajah menjijikkan Welly."Kamu gila! Beraninya kamu menculikku! Alex nggak akan melepaskanmu!"Aku bicara dengan sisa tenaga yang ada, lalu aku melihat Kendal tertawa s
続きを読む