Short
Setelah Kecelakaan, Aku Menikahi Pria Terkaya

Setelah Kecelakaan, Aku Menikahi Pria Terkaya

By:  MugiCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
9Chapters
46views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Dalam perjalanan menjenguk kekasihku yang sedang lembur, aku mengalami kecelakaan hebat. Aku meneleponnya puluhan kali untuk meminta pertolongan, tapi tak satu pun yang dia angkat. Menatap gedung kantor kekasihku yang lampunya masih terang benderang tak jauh dari sana, aku pun tenggelam dalam keputusasaan. Saat aku terbangun di rumah sakit, aku melihat sebuah unggahan dari bawahan kekasihku. [Aku harus bagaimana kalau masih dimarahi atasan tengah malam begini?] Foto yang diunggah, memperlihatkan bayangan dua orang yang terpantul di pintu kaca. Jarak di antara mereka sudah jauh melampaui batas profesional. Dengan sisa-sisa harapan, aku kembali menghubungi kekasihku. Kali ini, panggilanku akhirnya tersambung. Aku tidak bisa menahan isak tangis dan berkata, "Welly, aku kecelakaan ...." "Ziana, aku masih sibuk. Biar asistenku saja yang mengurusnya, ya? Patuh dikit ya, aku akan pulang menemanimu setelah perjalanan dinas ini selesai." Baru saja aku ingin bicara lagi, suaranya yang membentak memotong ucapanku, "Kendal! Perjalanan dinas hanya boleh membawa satu koper, kamu bawa tiga koper itu mau pindahan atau liburan?" Kendal, anak magang yang baru direkrut oleh Welly. Aku menatap layar ponsel yang telah diputus sepihak itu, air mata mengering di wajahku. Aku pun mengalihkan panggilan ke nomor orang tuaku dan berkata, "Perjodohan yang sudah keluarga atur itu ... aku setuju."

View More

Chapter 1

Bab 1

Kekasihku, Welly Warha, mencurahkan seluruh waktu dan energinya untuk bawahannya yang merepotkan itu, Kendal Sirdi.

Bahkan saat aku hampir kehilangan nyawa akibat kecelakaan, dia sibuk mengajari gadis itu sepanjang malam dan membawanya dinas ke luar kota.

Namun, saat aku mengirimkan kejutan ulang tahun terakhir untuknya, dia tiba-tiba tidak peduli lagi pada apa pun.

...

Orang tuaku tertawa girang mendengar kabar aku menyetujui perjodohan itu. Mereka segera mentransfer uang jajan sebesar 4 miliar ke rekeningku.

"Ziana, akhirnya kamu sadar juga. Pemuda miskin seperti Welly itu nggak punya masa depan. Sudah lima tahun merintis usaha tapi perusahaannya belum juga melantai di bursa saham. Dia nggak bisa memberimu masa depan."

"Putra kedua Keluarga Rosvi jauh lebih unggul darinya dalam segala aspek. Papa dan Mama jamin kamu nggak akan menyesal."

Orang tuaku sejak awal tidak setuju aku bersama Welly, tetapi aku tetap bersikeras bertahan di sisinya. Hubungan kami pun menjadi sangat tegang.

Sudah lama aku tidak melihat orang tuaku sebahagia ini.

Hatiku berkecamuk, tidak tahu harus merasa senang atau sedih.

Setelah menutup telepon, aku melihat media sosial Kendal kembali diperbarui.

[Bagaimana rasanya pergi dinas, bersama atasan bertangan besi yang punya aura boyfriend material yang kuat ini?]

Fotonya menampilkan punggung Welly yang sedang mendorong tiga koper.

Di tas kerjanya, tergantung sebuah boneka lucu yang merupakan pasangan dari boneka yang pernah diunggah oleh Kendal.

Dulu, ada masa di mana aku sangat menyukai barang-barang pasangan. Seperti sikat gigi, sandal rumah, gantungan kunci, bahkan baju.

Namun, sesering apa pun aku membujuknya, Welly tidak pernah mau memakainya bersamaku.

"Ziana, aku ini seorang CEO, nggak mungkin pakai barang-barang seperti ini. Cintaku padamu itu ada di hati."

Aku masih ingat, setelah mengatakan itu, Welly membuang gantungan kuncinya ke tempat sampah. Dia bahkan lebih memilih memakai sepatu yang tidak nyaman daripada mengenakan sandal rumah pasangan bersamaku.

Apalagi di luar rumah.

Dia selalu sangat teliti dan disiplin menjaga citranya sebagai seorang CEO.

Aku menghibur diri sendiri, berpikir bahwa setiap orang punya kebiasaan masing-masing. Aku tidak boleh memaksanya berubah hanya karena keinginan sesaatku.

Namun sekarang, dia menggantungkan boneka kartun pasangan milik Kendal. Meski itu sangat tidak serasi dengan tas kerjanya dan merusak citra profesionalnya.

Ternyata yang salah bukan benda-benda lucu itu, melainkan orangnya. Ya, semua itu salahku.

Saat Kendal baru masuk perusahaan, Welly sering mengeluh padaku.

Katanya, ada anak magang baru yang selalu membuat kekacauan dan merepotkannya.

Welly selalu membicarakan gadis itu, menceritakan kesalahan apa lagi yang dia perbuat, hal bodoh apa yang dia lakukan, dan bagaimana Welly harus membereskan kekacauan tersebut.

Bodohnya aku.

Saat itu aku tidak menyadari, ada seulas senyum tipis di sudut bibirnya ketika menceritakan hal-hal itu.

Aku benar-benar mengira dia sedang mengeluh, dan dengan polosnya berusaha menghiburnya.

Mana mungkin aku mengira bahwa dia justru menikmati proses membereskan kekacauan yang dibuat oleh Kendal?

Untunglah, sekarang aku mengerti.

Masih belum terlambat.

Aku menangis seharian penuh.

Jika ada yang bertanya, aku bilang itu karena rasa sakit akibat patah tulang.

Aku pun berjanji pada diriku sendiri, aku hanya akan menangis kali ini saja.

Setelah tangisan ini usai, aku akan menendang Welly keluar dari hatiku sepenuhnya.

Selama tiga minggu dirawat di rumah sakit, aku menolak semua telepon dari Welly.

Sampai pada hari aku keluar dari rumah sakit, dia menelepon menggunakan nomor baru. Dia berkata, "Ziana, kenapa kamu nggak angkat telepon? Aku sangat mengkhawatirkanmu."

"Begitu proyek di sini sudah selesai, aku akan segera pulang menemuimu. Pas sekali saat ulang tahunku nanti, aku akan memberimu pesta pernikahan yang megah."

Aku mendengus dingin dan memasukkan ponsel ke dalam tas. Terdengar bunyi benturan benda keras. Ternyata itu adalah jam tangan pesanan khusus yang kubuat untuk Welly.

Di tengahnya terdapat batu zamrud, dikelilingi lingkaran berlian kecil yang berkilauan indah.

Buatan tangan, bernilai tinggi, dan satu-satunya di dunia.

Awalnya aku berniat memberikan ini saat perusahaannya akan melantai ke bursa saham. Dia selalu bilang ingin meninggalkan kenangan paling berharga di hari itu.

Sekarang tampaknya kado ini sudah tidak diperlukan lagi.

Aku mengerjapkan mata yang terasa perih, lalu memberikan jam tangan itu kepada orang asing yang lewat secara acak. Aku berkata, "Ini untukmu saja, semoga harimu menyenangkan."

Mengenai pernikahan megah yang dikatakan Welly ....

Dia bahkan belum pernah melamarku.

Bagaimana dia bisa tahu kalau aku bersedia menikah dengannya?

Apakah dia begitu yakin aku tidak akan pernah menolaknya, apalagi meninggalkannya?

Tidak.

Welly, aku tidak mau, dan tidak akan pernah menikah denganmu.

Kejutan ulang tahun untukmu tahun ini adalah aku yang akan menikah dengan megah, tapi dengan pria lain.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status