Greyson menatap layar ponselnya beberapa detik setelah pesan itu terkirim. Balasan dari Winter masuk tak lama kemudian, sebuah titik lokasi.Tanpa ragu, ia langsung menekan nama Mike dan menelepon. Nada panggil berdering. Lama, terlalu lama.Greyson mengernyit. Mike tidak pernah mengabaikan panggilannya, dalam kondisi apa pun. Bahkan saat tengah malam, saat seharusnya ia tidur lelap. Ketika panggilan akhirnya terhubung, yang terdengar justru bukan suara Mike yang menjawabnya.“Baby… mmm… sebentar,” suara Mike terdengar tertahan, rendah, disertai tarikan napas yang jelas berusaha dikendalikan. “Jangan bergerak dulu …”Greyson langsung menjauhkan ponsel sedikit dari telinganya, ekspresinya mengeras. “Mike,” ucapnya singkat, tanpa kesabaran.Ada jeda, lalu suara Mike kembali terdengar, terputus-putus, jelas sedang berada di antara dua hal yang saling bertabrakan. “Greyson… bisa kau tunggu…” ia menarik napas dalam. “Sepuluh menit. Lima menit.”“Tidak,” potong Greyson dingin. “Aku butuh ka
최신 업데이트 : 2026-01-12 더 보기