Waktu telah menunjukkan pukul setengah dua belas malam, dan waktunya Anggun pulang. Ia mematikan komputer, lalu merapikan seragamnya, beberapa dokumen yang sedikit acak di atas meja, lalu meraih tas selempangnya yang sengaja di gantung pada sudut kiri kursi kerjan."Pak, saya permisi," ucap Anggun kepada Hery."Hmm," sahut Hery datar, tapi tidak dingin.Untuk pertama kali dalama karirnya, Anggun pulang tengah malam. Walau akhir tahun, wanita itu tidak pernah sampai melewatkan waktu malam di kantor.Anggun memesan taksi online melalui ponselnya, dan hanya butuh waktu kurang dari sepuluh menit taksi itu datang."Perumahan 1 park homes, ya, Pak," kata Anggun kepada supir setelah duduk ke dalam mobil."Baik, Nona."Hari itu Anggun benar-benar lelah, ia merasa pegal di seluruh badan, terutama bagian bawah perut. Seharian duduk membuat pinggangnya terasa mau lepas.Anggun menurunkan kaca mobil, ia bersandar ke sisi pintu, lalu sedikit mengeluarkan kepala, menghirup udara malam. Aromanya sed
Huling Na-update : 2026-01-24 Magbasa pa