Angin yang bertiup mengibarkan tirai yang mengelilingi gazebo besar di sebuah tebing di tepi pantai. Suasanya begitu nyaman, meski deburan ombak yang menerjang karang terdengar bersahutan.Bau alkohol juga obat masih kuat tercium. Artinya rangkaian proses pengobatan belum lama terjadi di tempat itu.Dia balik tirai, di ranjang dengan alas berwarna putih. Terbaring Valin, sang dokter yang sampai detik terakhir masih tidak mau mengaku sebagai Valin.Wanita berambut panjang itu masih terlelap. Setelah bius akhirnya diberikan padanya. Di luar gazebo, seorang pria sejak tadi terus mengawasinya.Tiap gerakan, sekecil apapun akan membuatnya waspada. Lirih lenguhan, juga igauan Valin sedikitpun tak luput dari pantauannya.Hatinya berdesir, jantungnya berdebar. Setelah dua bulan, Valin akhirnya kembali padanya. Dia tahu, ada yang salah dengan mereka. Itulah kenapa Valin pilih kabur darinya.Sejak tadi, pria yang mengenakan kemeja putih itu menunggui Valin berteman sebotol wine. Kali ini dia ti
続きを読む