Dante melepaskan kemejanya yang beraroma parfum Bianca, melemparkannya begitu saja ke lantai, lalu berbaring di atas ranjang dengan santai.Bukannya menarik Vera ke dalam pelukannya, ia justru meraih tablet dari meja samping, mulai menggulir laporan bisnis seolah kehadiran Vera di sana tidak lebih dari sekadar pajangan saja.Vera berdiri di tepi ranjang, merasa kedinginan meski pemanas ruangan menyala. Tatapan acuh tak acuh Dante jauh lebih menyakitkan daripada amarah pria itu padanya.Dengan tangan yang sedikit gemetar, Vera melepas satin tidurnya, membiarkan pakaian itu jatuh ke lantai. Ia merangkak naik ke atas ranjang, mendekati Dante yang masih fokus pada layar digitalnya.Vera mulai menciumi rahang pria itu, turun ke leher, hingga ke dada yang bidang. Namun, Dante tetap tidak bergerak. Napasnya belum berubah, matanya pun tidak beralih dari layar.Keputusasaan Vera memuncak. Ia meraba celana pendek yang dikenakan Dante, menurunkannya perlahan hingga kejantanan pria itu terliha
더 보기