“Aku tidak berniat bersembunyi dari siapa pun, Dante. Jadi, lepaskan, karena kita sedang di kantor!” bisik Vera marah, mencoba mendorong bahu Dante.Namun Dante justru merenggut pinggul Vera, menarik wanita itu hingga selangkangan mereka beradu keras. Wanita inilah yang ia inginkan sejak awal.Dan karena itu, Dante bisa merasakan kejantanannya yang sudah sangat tegang sejak semalam kembali berdenyut liar. “Aku butuh kau, Vera. Sekarang. Brengsek, aku hampir gila semalam karena sangat menginginkanmu.”Vera melihat kegilaan di mata Dante. Di satu momen, terkadang ia baru sadar bahwa teman malam yang dulunya sangat tidak suka mengumbar isi hati, kini terlihat begitu memujanya. Meski terkadang tampak kabur di matanya yang terlalu membenci Dante Obsidian setelah delapan bulan mereka terlewati.Vera tahu ia tidak bisa menolak, tapi ia juga tidak mau keluar dari ruangan ini dengan baju yang kusut atau rambut berantakan yang akan memancing kecurigaan Xavia. Ia tak mau Xavia curiga dengan cara
더 보기