Angin malam berhembus dingin di atas atap-atap istana Yanqing yang menjulang tinggi di tengah ibu kota. Di bawah langit gelap yang diselimuti awan tipis, lentera-lentera istana bergoyang pelan, memantulkan cahaya keemasan di sepanjang koridor batu yang panjang seperti sungai cahaya yang tidak pernah benar-benar padam. Kaisar Lin berdiri berhadapan dengan putranya, Lin Ye Su. Tidak ada kehangatan di sana, hanya aura dingin yang memancar dari keduanya. "Lin Ru, kutanya sekali lagi, apa kau tetap ingin menolak perjodohan dengan Puteru Mahkota Xianlong." Lin Ye Su tetap dalam pendiriannya. "Tentu saja, apa pun alasannya, aku hanya akan menikah sekali saja. Jika bukan Shen Lihua, maka aku tidak mau." Kaisar Lin menahan napasnya. Percuma saja, segala cara telah dia lakukan, namun putranya tetap keras kepala. "Tapi Shen Lihua telah tiada, apa kau—" "Maka aku tidak akan menikah. Jawabanku tetap sama, Ayah. Hanya dengan Shen Lihua aku akan menghabiskan sisa umurku, jika bukan
Read more