"Nona Shen, Nona Shen!" Aroma dupa cendana berpilin lembut di Paviliun Anggrek, menyelimuti tirai sutra yang bergoyang pelan tertiup angin sore. Shen Lihua tengah duduk di depan meja rias, jemarinya yang ramping menata benang sulam, ketika langkah tergesa tiba-tiba memecah ketenangan paviliun itu. Seorang pelayan wanita bernama Luo Qingyu berlari masuk dengan wajah pucat, napasnya tersengal seolah baru saja dikejar sesuatu yang mengerikan. "Nona Shen, ini gawat." Napasnya naik turun seiring degup jantungnya yang berpacu setelah berlari dari paviliun di sayap timur. Wanita yang dipanggil oleh pelayan Luo itu adalah Shen Lihua, putri sah pejabat negara Shen Mo, sekaligus istri resmi Jenderal Qu Liang—pernikahan yang telah berlangsung selama tiga tahun atas titah langsung dari Kaisar. "Qingyu," ucap Shen Lihua tenang, meski alisnya terangkat tipis. "Kenapa kau berlari seperti dikejar arwah? Mana tata krama yang kau pelajari selama ini." Qingyu segera berlutut. Dadanya masih
Terakhir Diperbarui : 2025-12-24 Baca selengkapnya