---### **Bab 52: Belati di Balik Senyum**Udara di Sektor Hitam pagi ini terasa sangat tipis. Di cakrawala, kapal induk Federasi, *The Harbinger*, tampak seperti monster logam yang sedang mengintai mangsanya. Namun, ancaman sesungguhnya bukan hanya datang dari langit. Di dalam bunker pusat, atmosfer terasa lebih mencekam daripada medan perang mana pun.Haneul duduk di kursi tinggi di depan meja bundar yang kini diisi oleh para petinggi faksi yang ada di Sektor Hitam. Ada mantan komandan militer, pemimpin serikat buruh bionik, dan satu sosok yang membuat bulu kuduk Haneul berdiri: **Soren**, seorang negosiator licik yang baru saja tiba dari Distrik Emas dengan janji "suaka"."Ratu Haneul," Soren memulai, suaranya halus seperti sutra namun dingin. "Federasi tidak ingin menumpahkan darah. Mereka hanya ingin stabilitas. Serahkan teknologi Inti yang ada di tubuh Anda dan Panglima Hamin, maka Sektor Hitam akan diakui sebagai wilayah merdeka. Bukankah itu yang rakyat Anda inginkan?"Haneul
Read more