Suasana kelas yang semula heboh, mendadak senyap saat pria itu melangkah masuk. Tubuhnya tinggi, bahunya bidang, langkahnya tenang tapi penuh wibawa. Jas abu-abu gelap membingkai tubuhnya dengan sempurna, rambut hitamnya tersisir rapi ke belakang. Wajahnya, terlalu tampan untuk ukuran dosen, membuat beberapa mahasiswi spontan menegakkan punggung, bahkan ada yang sibuk merapikan rambut dan bercermin.Laura ikut menoleh. Detik berikutnya, jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.Bukan karena ketertarikan, lebih ke rasa asing yang aneh. "Dia dosen baru kita?" tanya Laura."Iya. Tampan bukan?" jawab Wendy senyum-senyum dan memperhatikan dosen tersebut.“Selamat pagi,” suara pria itu berat, matang, dan terdengar sangat yakin. “Nama saya Sean Maxime. Mulai hari ini, saya akan menggantikan Prof. Seamus untuk mata kuliah pengantar anatomi bedah, patologi anatomi, dan biomedis.”Bisik-bisik langsung memenuhi ruangan. Sebagian besar adalah mahasiswi.“Hot daddy sungguhan…” “Ya ampun, suaranya…”
Read more