LOGIN"500 ribu dollar? Tunjukkan alasan kenapa aku harus mengeluarkan banyak uang untukmu. Apa kau begitu hebat?" - Aslan Moretz Luca "Sa-saya akan berusaha, Tuan." - Laura Daniella Moretti. Laura tak pernah mengira, ia akan menggunakan cara ekstrem demi menyelamatkan nyawa adiknya yang sedang sakit keras. Malam itu ia menyerahkan dirinya seharga 500 ribu dollar pada pria tak dikenal. Ia pikir segalanya hanya berakhir dalam satu malam saja. Namun, ayahnya dengan tega menjualnya demi melunasi hutang, sehingga membuatnya harus berada dalam genggaman lelaki asing yang bernama Aslan Moretz Luca. Pria yang sudah membayarnya malam itu dan tanpa diduga, ia malah diperlakukan seperti ratu, tapi juga terjerat dalam pusaran berbahaya sekaligus.
View MoreProsesi pernikahan Laura dan Aslan berjalan dengan lancar di gereja. Siangnya mereka langsung menuju ke tempat resepsi pernikahan yang diadakan dipinggir pantai. Dengan tema outdoor. Tema impian Laura, dan Aslan mewujudkannya.Laura tampak cantik dengan dress berwarna navy selutut. Aslan juga tampak gagah dan keren dengan jas setelan navynya yang senada dengan gaun Laura.Para tamu hadir di sana memberikan ucapan selamat pada Aslan dan Laura. Terutama para rekan bisnis Aslan."Kau sangat cantik, Laura."Laura tersentak kaget saat ia melihat seseorang yang ia rindukan baru saja datang. Kedua matanya tak berkedip melihat orang itu."Kak Julian!"Matanya berbinar-binar melihat sosok Julian mendekat ke arahnya. Julian memakai kemeja berwarna hitam dan celana bahan yang merupakan ciri khasnya. Namun, Julian tak datang sendirian. Ia datang bersama seorang wanita berambut pendek yang memiliki senyuman manis disampingnya. Laura melihat itu.Julian memeluk Laura, seperti memeluk adik perempuan
Sean melangkah mendekat. Ia meraih dagu Laura, memutar wajah calon pengantin itu ke kiri dan kanan. "Sayang sekali harus mati muda. Tapi kau salah memilih pria."Lalu ia menoleh ke arah anak buahnya. "Sudah beri tahu Aslan lokasinya?""Sudah, Bos. Mereka pasti sudah dalam perjalanan.""Bagus. Aku ingin show yang indah. Persiapkan kamera. Aku ingin merekam wajah Aslan saat dia melihat wanitanya jatuh dari ketinggian."Laura menelan ludah. Ia melihat ke bawah. Gedung ini menjulang entah berapa puluh lantai. Mobil-mobil di bawah tampak sekecil mainan. Jika tali itu dipotong, jika tubuhnya terlepas dari tiang... tidak ada harapan.Aslan... panggilnya dalam hati. Aku tahu kau akan datang.Aslan dan timnya tiba di bawah gedung Wira Mustika dalam waktu 18 menit. Mereka tidak datang dengan gegap gempita. Mobil-mobil hitam parkir di tiga titik buta. Anak buah Aslan bergerak seperti bayangan, menyisir setiap sudut.Hans melaporkan, "Pak, lift tidak berfungsi. Tangga darurat hanya satu-satunya a
Laura jatuh ke dalam pelukan pria bertopeng itu. Tubuhnya lemas tak berdaya. Gaun putihnya yang indah kini hanya menjadi kain yang membungkus tubuh pingsannya. Dua pria lain dengan sigap masuk ke ruang rias. Mereka mengenakan seragam petugas keamanan gereja, seragam palsu yang berhasil menembus sistem penjagaan Aslan."Ganti bajunya. Cepat!" perintah pemimpin mereka, seorang pria berbadan tegap dengan bekas luka di lehernya.Dalam hitungan detik, Laura yang tak sadarkan diri itu dipakaikan pakaian kusir gereja. Sementara tiga pria itu membawanya keluar melalui pintu belakang. Mereka berjalan santai, berpura-pura menggotong petugas yang pingsan karena kelelahan. Sebuah trik kotor yang berhasil membodohi dua anak buah Aslan yang berjaga di lorong belakang."Ada apa dengan dia?" tanya salah satu anak buah Aslan, curiga."Dia kepanasan. Kami bawakan ke ruang istirahat," jawab pria bertopeng dengan tenang.Mereka lolos. Mobil hitam tanpa pelat sudah menunggu di luar pagar gereja. Laura dib
"Lihat mommymu, bukankah dia cantik sekali?"Mariana memuji kecantikan Laura yang tampak lebih bersinar saat memakai gaun putih yang sudah disiapkan perancang terkenal untuknya. Mariana yang menyiapkan semuanya.Ya, Laura sangat cantik. Kulit putihnya bak porselen itu dan gaun putih mode Sabrina yang melekat ditubuhnya, membuat Laura cantik seperti bidadari.Maria dan Jayden menatap kagum pada Laura. Mereka bertepuk tangan memberikan pujian yang perfect untuk Laura."Mommy wanita paling cantik di dunia, Grandma. Dan Grand ma juga, hehe." Kekeh Jayden seraya melihat ke arah omanya. Jayden tidak bohong.Neneknya yang rambutnya sudah memutih itu, masih tampak cantik dan awet muda. Fashionnya pun tak ketinggalan zaman. Tidak ada yang akan menyangka kalau Maria sudah berusia hampir 70 tahun.Jalannya masih tegap, wajahnya tidak terlihat keriput. Hanya rambutnya yang tampak memutih."Terima kasih. Tapi gaun ini? Apa tidak sedikit terbuka ya?" ucap Laura melihat belahan dadanya saat memakai






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore