Lia menanggalkan jubah luar yang dikenakannya, menyisakan gaun tidur transparan yang memperlihatkan lekuk tubuhnya di bawah cahaya lilin. Dia merangkak naik ke atas tubuh Kael, menduduki pangkuan pria itu dengan posisi yang sangat intim.Kael mengerang keras. Wajahnya memerah, otot-otot lengannya menegang hingga urat-uratnya terlihat jelas. Setiap inci kulit Lia yang bersentuhan dengan tubuhnya mengirimkan gelombang rasa sakit yang mematikan ke jantungnya, namun kejantanannya justru menegang keras di bawah sana, menuntut penyatuan."Kau sangat menderita, ya?" Lia berbisik di telinga Kael, lalu menjilat daun telinganya dengan sengaja."L-Lia... kau akan... membunuhku..." Kael terengah-engah, tangannya yang gemetar mencoba mencengkeram sprei agar tidak menyentuh Lia, karena jika dia membalas sentuhan itu, kutukan tersebut bisa menghentikan jantungnya seketika."Lalu matilah di dalam diriku, Arlan," tantang Lia.Lia menarik tangan Kael, memaksa telapak tangan besar yang kasar itu untuk m
Last Updated : 2026-01-04 Read more