Mengetahui Sean suka memaksakan diri, Rachel selalu memperhatikan raut wajahnya."Aku nggak capek. Selama bersamamu, melakukan apa pun nggak akan terasa capek," sahut Sean dengan suara pelan.Bisikan mereka segera menarik perhatian Chiara. "Sudah, kalian sama-sama istirahat sana. Biar aku yang tunggu kabarnya," ujar Chiara sambil menggiring mereka dari ruang tamu menuju kamar tidur.Rachel ingin menyela, tetapi Sean tidak membantah. Dia langsung menggenggam tangan Rachel dan berkata, "Terima kasih, Ibu."Chiara tersenyum senang dan melambaikan tangan ke arah mereka.Rachel juga tidak punya pilihan selain menurut. Sebenarnya, dia sama sekali tidak bisa beristirahat selama situasi ini belum terselesaikan. Namun, saat kembali ke kamar, Sean tiba-tiba batuk. Rachel pun segera memeluknya dengan wajah cemas. "Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku akan panggil ....""Sudah kupanggil," sela Sean sambil menghentikan Rachel.Sebenarnya, itu adalah efek samping dari mengonsumsi obat. Walaupun k
อ่านเพิ่มเติม