"Luar biasa, memang tidak salah jika kamu berada di peringkat tiga nasional," ucap dokter jantung senior itu dengan mata berbinar kagum, napasnya masih sedikit memburu pasca-ketegangan medis barusan.Pria paruh baya itu membetulkan letak kacamatanya, memancarkan aura akademisi yang kental. "Perkenalkan, Nak. Nama saya adalah Dokter Purnomo. Saya buka praktik di salah satu anak cabang RS Lohitajaya dan saya juga dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Mahkota yang kamu masuki," ucap dokter jantung profesional itu sembari mengulurkan tangan kanannya dengan penuh respek.Mendengar institusi tempat pria itu bernaung, Kukuh menyembunyikan senyum predatornya di balik wajah yang sangat bersahaja."Terima kasih, Dokter. Saya hanya mengeluarkan seluruh kemampuan saya secara maksimal untuk menolong Tuan Darmawan. Wah, saya sangat senang sekali bisa bertemu dokter yang sekaligus akan menjadi dosen saya. Mohon bimbingannya, Dokter, agar saya bisa lebih bermanfaat bagi khalayak umum," ucap Kukuh
Read more