Mendengar bantahan polos dari Kukuh, senyum di wajah Dokter Harsha tidak memudar, melainkan semakin mengembang. Pria tua yang sarat akan kebijaksanaan itu menatap Kukuh dengan tatapan yang sangat teduh, namun menyimpan ketegasan yang tak terbantahkan."Begini, Nak Kukuh," ucap Dokter Harsha pelan, memecah keheningan di ruang rahasia tersebut. "Bolehkah saya menguji hipotesis saya... bahwa Anda sebenarnya adalah anak kandung dari Wiratama?"Pernyataan frontal itu bagaikan petir di siang bolong. Kukuh langsung kaget. Tubuhnya yang tadinya bersandar santai kini menegang kaku. Otaknya yang cerdas sejenak terhenti, berusaha keras mencerna rentetan kata-kata yang baru saja diucapkan oleh sang dewa medis."Mohon maaf sebelumnya, Dok," jawab Kukuh dengan nada yang sedikit bergetar, berusaha menata kembali logikanya yang berserakan. "Bukannya saya bermaksud menolak kenyataan, tapi bukankah sangat tidak mungkin jika saya adalah anak dari keponakan Anda? Saya sendiri masih memiliki seorang ayah
Last Updated : 2026-05-06 Read more