Sasha menatap dasi sutra hitam di tangan William. Kain halus itu terasa dingin dan berat, seperti simbol dari semua tuntutan yang diletakkan William padanya. William berdiri tegak di samping mobil, matanya menantang, menunggunya di kursi penumpang."Ini bukan negosiasi, Sasha," kata William tegas, tanpa jeda. "Ini adalah pembuktian. Buktikan padaku bahwa kau sepenuhnya di pihakku, bahwa kau tidak akan membiarkan ancaman Clarissa mempengaruhimu untuk kembali pada Raka. Jika kau ingin aku menghancurkan mereka, kau harus menunjukkan kepatuhan total padaku saat ini."Sasha menelan ludah. Kepalanya berputar antara ancaman Clarissa yang akan merilis video itu, dan tuntutan William yang selalu melibatkan gairah dan dominasi. Di satu sisi, ia takut kehilangan perlindungan William; di sisi lain, ia merasa dirinya semakin terkikis menjadi properti pribadinya."Profesor, ini... di sini?" bisik Sasha, menunjuk sekitar area parkir yang masih ramai oleh tamu yang keluar dari pesta."Ya, di sini," W
Terakhir Diperbarui : 2026-02-06 Baca selengkapnya