"Aku khawatir aku nggak bisa membagikan jadwalnya Pak Dimas padamu, Bu Vera," kata Alvin dengan suara yang kelelahan karena ponselnya terus berdering sepanjang hari.Alvin bahkan mengubah ponselnya ke mode senyap hanya untuk menghindari getarannya karena Vera terus meneleponnya. Sebenarnya ini bukan hal aneh lagi jika Vera menelepon atau membanjiri kotak pesannya. Namun, kali ini Vera sudah keterlaluan dan sangat mengganggu.Saat itu, Alvin melirik ke arah Dimas dan berharap mendapatkan petunjuk.Namun, Dimas terlalu tenggelam dalam diskusi mengenai proyek terbarunya bersama wali kota dari Kota Surya. Dia bahkan tidak berusaha menyembunyikan fakta bahwa dia membiarkan Alvin menghadapi Vera sendirian.Vera yang berada di seberang telepon membentak, "Kenapa kamu nggak boleh memberitahuku? Apa perlu aku ingatkan lagi kamu ini siapa, Alvin? Kamu cuma asistennya Dimas. Berikan telepon ini padanya, aku harus bicara dengannya."Alvin menghela napas panjang, lalu menjawab, "Maafkan aku, Bu Ver
더 보기