Riana segera menganggukkan kepala. "Selama beberapa hari ini, Selena bertindak jauh di luar dugaan kita."Dia menatap setiap anggota keluarga yang ada di ruangan itu, lalu melanjutkan, "Seolah-olah dia sudah memutuskan dan bahkan yakin dia memang bagian dari keluarga ini.""Apa yang dia lakukan, Bu?" tanya Kaleb."Kemarin sore, dia datang ke vila di Kompleks Purnama. Dia mau menemuiku dan terlihat sangat kecewa saat tahu aku serta Daniel nggak ada di sana. Dia merasa dikucilkan, seolah-olah sengaja dijauhkan karena nggak dianggap sebagai bagian dari keluarga," jawab Riana."Ya ampun, wanita itu mulai tunjukkan niatnya yang sebenarnya," gumam Kenny."Aku juga berpikir begitu. Apa yang kamu temukan, Kaleb? " sahut Riana, lalu mengalihkan tatapannya pada Kaleb.Kenny menegakkan punggungnya, berusaha menahan rasa kesal yang terlihat jelas di ekspresinya. "Selena mulai melampaui batasnya dalam memanfaatkan fasilitas yang Ayah sediakan untuknya. Apartemen, transportasi, dan bahkan caranya aj
Mehr lesen