Nada bicara Selly tenang dan terkendali, tetapi sama sekali tidak terdengar tulus.Daniel mengangguk pelan. "Baguslah kalau begitu."Daniel tidak mengatakan apa-apa. Sebaliknya, dia memilih untuk memusatkan perhatian pada makanan di hadapannya.Keheningan yang sempat menyelimuti meja perlahan kembali digantikan oleh percakapan ringan.Selly tersenyum, seolah-olah itu saja sudah cukup untuk menandakan bahwa dirinya telah diterima kembali ke dalam keluarga ini.Mereka mulai menyantap hidangan yang telah disiapkan para pelayan. Awalnya, percakapan mengalir dengan lancar, membahas perjalanan Fitria, cuaca ekstrem di tempat tinggalnya, rencana beberapa hari ke depan, termasuk Jevan dan Grace yang akan kembali ke sekolah, bahkan kabar tentang klien baru Lydia dan proyek kerja sama yang terbaru.Namun, perlahan-lahan Selly mulai mengambil alih percakapan."Ternyata makan malam bersama keluarga seperti ini terasa sangat menyenangkan," katanya dengan senyuman lebar. "Hangat, nyaman, dan intim.
Baca selengkapnya