"Terima kasih atas makan malamnya," ucap Selly dengan sopan.Menurut Selly, malam ini cukup sukses dan memberinya alasan yang sah untuk bisa selangkah lebih dekat dengan Keluarga Bunawan melalui pendidikan Eli. Acara makan malam itu akhirnya selesai. Mereka pun berpamitan kepada pemilik rumah."Hati-hati di jalan," kata Riana sambil tersenyum tipis. Namun, ekspresinya langsung membeku ketika Eli tiba-tiba melangkah maju.Gadis itu memeluknya sebentar sambil tersenyum cerah. "Nenek, terima kasih untuk makan malamnya.""Sama-sama, Eli," jawab Riana, berusaha sekuat tenaga agar tetap terlihat tenang.Kemudian, Eli menghampiri Daniel, meski langkahnya tampak sedikit kaku. "Eee ... terima kasih, Kek, sudah memilihkan sekolah untukku. Aku akan belajar dengan giat setelah mulai sekolah."Daniel mengamatinya dengan saksama. Mata gadis itu gelap, jernih, dan terlalu polos sampai memiliki daya tarik lembut yang mampu membangkitkan rasa iba pada siapa pun yang menatapnya.Namun jauh di lubuk hati
Leer más