Bagaimanapun, ini adalah sesuatu yang akan diberikan kepada bos baru, jadi tidak boleh ada kesalahan sedikit pun.Oleh karena itu, selama dua hari berikutnya, aku terus mengurung diri di kantor. Lampu ruanganku tidak pernah padam sepanjang malam.Orang-orang di perusahaan melihat hal itu dan mulai membicarakannya di obrolan grup yang tidak ada diriku.[Apa kubilang? Bu Amara cuma digaji sepuluh juta sebulan. Semua biaya hidupnya bergantung pada Pak Edwin. Mana mungkin dia berani cari gara-gara?][Kalau bukan karena mengandalkan hubungannya dengan Pak Edwin, dengan kondisi perusahaan yang sudah berkembang pesat sekarang, kita nggak bakalan membutuhkan dia lagi.][Kudengar, dulu waktu Pak Edwin baru merintis bisnis, dialah yang menjadi penghambat. Kalau nggak, perusahaan ini pasti sudah masuk bursa efek sejak lama.]Tangkapan layar semua ucapan itu, tanpa terkecuali, dikirimkan Rani secara pribadi kepadaku. Lalu, dengan munafiknya Rani menasihatiku, "Kak Amara, aku tahu, menikah dengan
Read more