CHAPTER 55Minggu asesmen datang, dan Summer tahu itu bahkan sebelum ia membuka mata di pagi pertamanya.Ada sesuatu yang berbeda di udara—lebih dingin, lebih tipis, seperti ruangan yang semua jendelanya ditutup sekaligus. Ia tidak perlu melihat panel-panel holografik yang berganti tampilan, tidak perlu mendengar siapapun mengumumkan apa-apa. Tubuhnya sudah tahu. Tubuhnya selalu tahu lebih dulu.Sekarang ia duduk, dan jemarinya dingin.Bukan karena suhu ruangan—atau ya, mungkin juga karena itu—tapi lebih karena sesuatu di dalam dadanya yang tidak bisa ia beri nama. Ia melipatnya di atas meja, rapi, terkontrol, seperti yang selalu ia lakukan. Kalau tangannya kelihatan tenang, mungkin sisanya akan menyusul.Mungkin.Tulang punggungnya pegal. Sudah pegal sejak semalam, sejak ia memaksa dirinya duduk tegak selama berjam-jam, karena membungkuk terasa seperti menyerah, dan Summer tidak menyerah—tidak di sini, tidak di depan semua orang. Tapi sekarang tegak pun terasa berat, seolah ada sesua
Last Updated : 2026-05-06 Read more