“Claude!” Marielle membuka mata.Ia melihat sosok Claude berdiri tak jauh dari mereka dengan pedang sudah dihunuskan ke depan.Cesare mendecakkan lidah pelan. Ia tidak bisa menghujamkan belati itu sekarang jika tak ingin pedang ksatria itu menembus dari punggungnya menuju dadanya.Perlahan Cesare melepaskan Marielle lalu menarik pedang dari sarungnya. Cesare terlihat lebih waspada. Antara keduanya, gerakan mereka penuh perhitungan.Dengan gerakan cepat, Cesare maju lebih dulu berlari ke arah Claude.“Claude, awas!” Teriakan Marielle menggema keras.Mata Claude langsung membesar.Klang!Suara benturan logam memekakkan telinga.Tubuh Claude terdorong beberapa langkah ke belakang akibat tekanan kuat serangan itu.“Gerakannya sangat cepat. Untung Lady bisa bertahan sampai aku datang,” batin Claude kaget.Di hadapannya, Cesare langsung mundur untuk menjaga jarak. Tatapannya dingin, seolah sedang menganalisa kekuatan lawan.Sedangkan di sisi lawan, Claude masih bersiaga. Ia sudah siap menye
Last Updated : 2026-05-11 Read more