“Enzo, apa kau gila?!” ucap Claude lirih sambil mundur satu selangkah demi selangkah. Tanpa ada suara, ksatria itu langsung berbalik dan pergi menyusuri lorong penjara dengan langkah cepat, seolah apa yang baru dilihatnya terlalu berbahaya untuk diproses saat ini juga. Sementara di belakangnya, Enzo dan Marielle sama-sama tak sadar jika seseorang telah melihat mereka. Keduanya masih saling menguatkan. Dan Enzo, pria itu tak tega harus meninggalkan Marielle sendirian di penjara yang menyeramkan ini. Namun, mau tidak mau dia harus pergi. “Lady, apakah Anda baik-baik saja jika saya tinggal?” tanya Enzo pelan. Marielle menghapus air matanya lalu mengangguk. “Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja,” jawab Marielle lirih. Enzo tahu, wanita itu berpura-pura tegar. Sebelum beranjak, Enzo mencium kening Marielle. Ciuman itu sedikit lebih lama dari biasanya. “Saya pergi Lady. Besok saya akan kemari untuk memb
Last Updated : 2026-04-26 Read more