“Benar Lady, saya harus menemani Anda selama satu minggu disini. Jika saya melanggar perintah itu, yang dihukum bukan hanya saya, tapi pak kusir yang mengantar Anda juga.” Suara Claude tenang, tapi tegas.Ia menatap Marielle tanpa ragu. Sedangkan Marielle hanya diam, terlihat bingung.Suasana hening sesaat. Angin sore berhembus pelan di halaman rumah kecil itu.Marielle perlahan menurunkan bahunya. Ekspresi kaget di wajahnya memudar, digantikan sesuatu yang lebih dalam. Sebuah ekspresi pasrah.“Aku tidak mau ada yang dihukum lagi karena aku.” Suaranya lirih.Claude tidak menjawab, pria itu mengangguk pelan. Marielle menunduk lesu, mengingat dua orang telah kehilangan nyawa akibat dirinya, yaitu Robert, penjaga perpustakaan dan Enzo, pria yang masih mengisi seluruh hatinya.“Sudah cukup orang-orang terluka karena aku,” ucapnya lirih.Ia mengangkat wajahnya kembali, menatap Claude dengan mata yang lelah.“Kalau satu minggu itu harga yang harus dibayar, aku akan terima.”Claude sedikit m
Last Updated : 2026-05-03 Read more