“Selama menunggu bantuan datang, aku akan berusaha mengeluarkan kedua orang bodoh itu.” Aldric berjalan keluar dari hutan, namun Jackson segera menahannya.“Apa Anda sudah gila? Jika Anda tertangkap kita semua akan selesai!” Jackson terlihat sangat tidak menyukai rencana dari tuannya.Perlahan Aldric melepaskan genggamannya. Membuat mata Jackson membelalak tak percaya.“Aku memang membenci mereka, tapi aku tidak mau berhutang budi pada wanita itu lebih besar lagi.” Aldric langsung berlari, menuju kuda milik Claude yang masih terikat di samping rumah Marielle.Malam semakin larut. Angin dingin berhembus melewati halaman luas kediaman Grand Duke Valtore yang kini dipenuhi prajurit Eldora. Obor-obor menyala di berbagai sudut, menerangi tembok batu yang menjulang tinggi.Di aula utama, Heinry duduk santai di kursi milik Aldric. Kakinya disilangkan dengan angkuh. Tangannya memutar gelas anggur seolah rumah itu memang miliknya sejak awal."Aku mulai bosan." Suara Heinry memecah kesunyian.
Read more