“Elira, aku mohon jaga bicaramu itu,” Cassian langsung mengingatkan, nada suaranya menajam di hadapan para tamu.“Kenapa? Aku hanya bertanya,” balas Elira santai, masih menyunggingkan senyum tipis yang memprovokasi ke arah Marielle.Marielle sudah menduga hal ini pasti akan terjadi. Sebelum menjawab, ia menghela napas panjang terlebih dahulu untuk menenangkan gemuruh di dadanya.“Yang Mulia Ratu… saya berjanji jika saya sudah sembuh nanti, saya pasti akan segera pergi dari sini,” jawab Marielle mantap, matanya menatap lurus ke dalam netra Elira tanpa ada keraguan sedikit pun.Jawaban mutlak dari Marielle mendadak membuat rahang Cassian mengetat. Rasa jengkel menyergap benak sang Raja, bukan hanya pada provokasi istrinya, tetapi juga pada kepastian Marielle yang begitu mendesak untuk pergi dari sisinya."Cukup. Aku tidak ingin mendengar perdebatan soal tinggal di istana lagi di meja makan ini," potong Cassian dingin dan tegas, membungkam Elira dan Marielle seketika.“Maafkan saya,
閱讀更多